SMP Negeri 1 Nanggulan

Jatingarang Lor, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo, Yogyakarta

Where Tomorrow's Leaders Come Together

“PAKAI” (Penerapan Kecerdasan Artifisial Generatif (AI) dalam Pembelajaran IPS untuk Mengembangkan Penalaran Kritis dan Kreativitas pada Murid)

Rabu, 26 Agustus 2026 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 9 Kali

PENDAHULUAN

            SMP Negeri 1 Nanggulan merupakan sekolah negeri yang berada di Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Memiliki 6 rombongan belajar dengan jumlah murid 572 orang. SMP Negeri 1 Nanggulan hingga saat ini menerapkan pembelajaran berbasis kurikulum merdeka, yang juga mengimplementasikan kecerdasan artifisial dalam kegiatan pembelajaran.

            Perkembangan teknologi informasi dan komukiasi terjadi kian pesat, termasuk dalam ranah Pendidikan. Transformasi yang paling signifikan yang berkaitan dengan pembelajaran adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan diyakini mampu menawarkan Solusi cerdas dan inovatif untuk mengatasi tantangan dalam dunia Pendidikan (Zawacki-Richter, O., Marin, V.I., Bond, M & Gouverneur 2019). Transformasi teknologi dalam ranah Pendidikan sudah selayaknya dapat dioptimalkan agar guru dan murid mampu mengikuti perkembangan teknologi dengan bijak dan optimal dalam konteks pembelajaran.

ISI

Situasi

Pembelajaran berbasis AI mendukung kemampuan murid untuk berfikir kritis melalui simulasi interaktif dan analisis data. AI  dalam pembelajaran mampu memberikan stimulus berfikir kritis pada murid dengan memberukan umpan balik instan hingga menyesuaikan materi sesuai kemampuan murid (Eka & Nurjanah, 2023 dalam Syifa Azzahra, dkk 2025). Teknologi AI hadir sebagai salah satu inovasi yang menjanjikan dalammendukung pembelajaran kreatif (Fauziyah & Haryanto, 2024). Pembelajaran kreatif dapat tercipta dengan memanfaatkan AI  melalui fitur yang disediakan seperti penciptaan teks, gambar atau simulasi yang relevan dengan kurikulum. Kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan AIdapat menjadi alat yang efektif untuk mendorong kemampuan berfikir kritis, kolaboratif dan inovatif pada murid (Rohmawaty, dkk 2024).

Praktik nyata saat di kelas, murid cenderung menggunakan AI secara instan. Survei yang dilakukan oleh guru diperoleh sebesar 84% murid memfoto soal dan mengunggahnya ke AI, sebanyak 85% murid langsung mendownload jawaban hasil AI tanpa melakukan validasi ulang dari sumber lain misalnya buku atau catatan dari guru. Berdasarkan survei tersebut dapat disimpulkan bahwa murid belum mampu menyikapi dan memanfaatkan AI secara kritis.

Permasalahan kedua terkait kreativitas murid saat memanfaatkan AI untuk membuat desain visual, baik berupa gambar, audio maupun video. Survei yang dilakukan oleh guru diperoleh sebesar 85% murid belum mampu menyusun prompt dengan detail agar AI menampilkan desain/produk yang lengkap dan sebanyak 85% murid cenderung puas dengan hasil pertama dari AI tanpa melakukan revisi berulang jika hasilnya belum sesuai.

Sebagai seorang guru hendaknya mampu membimbing murid terhadap permasalahan tersebut dengan memberikan pandauan dan pendampingan penggunaan AI dalam pembelajaran, karena perkembangan teknologi memang terus terjadi dengan pesat tanpa bisa dihentikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, praktik baik ini penting dilakukan untuk: 1) menyikapi dan memanfaatkan perubahan teknologi dengan bijak 2) mengembangkan penalaran kritis dan kreativitas murid dalam memanfaatkan AI.

Tantangan

Setelah dilakukan identifikasi masalah melalui refleksi diri, wawancara dengan Kepala Sekolah, rekan sejawat dan penyebaran angket kepada murid. Maka beberapa tantangan yang terjadi yaitu: 1) murid belum mampu menyikapi dan memanfaatkan perubahan teknologi dengan bijak 2) masih diperlukannya pengembangan penalaran kritis murid dalam menggunakan AI 3) masih diperlukan pengembangan kreativitas murid dalam memanfaatkan AI.

Tantangan di atas menjadi motivasi guru untuk merencanakan kegiatan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, dengan cara: 1) menyusun panduan/lengkah kegiatan dalam memanfaatkan AI secara bijak dalam pembelajaran 2) melaksanakan pembelajaran memanfaatkan AI dengan mengutamakan penalaran kritis murid 3) menciptakan karya/desain yang mampu mengembangkan kreativitas murid menggunakan AI.

Pihak yang terlibat dalam praktik baik ini meliputi saya sebagai guru mata pelajaran IPS kelas VIII, murid kelas VIII A-F yang melaksanakan kegiatan pembelajaran, rekan sejawat yang telah bersedia berdiskusi, serta kepala sekolah yang telah memberikan izin dan dukungan terhadap praktik baik.

Aksi

Rangkaian permasalahan dan tantangan dalam pembelajaran telah dirumuskan sebelumnya, berdasarkan permasalahan dan tantangan tersebut maka Langkah yang dilakukan yaitu: 1) mengikuti BIMTEK/DIKLAT, melakukan kajian literatur, mencari sumber inspirasi melalui berbagai sumber dan RGTK serta berdiskusi dengan rekan guru untuk mendapatkan saran dan sudut pandang tambahan 2) menyusun perangkat pembelajaran meliputi RPM, asesmen dan LKPD 3) merancang dan melaksanakan pembelajaran memanfaatkan AI secara bijak dengan mengedepankan penalaran kritis dan kreativitas murid.  

Strategi pembelajaran yang diterapkan mengintegrasikan pembelajaran berkesadaran, bermakna dan menyenangkan dengan siklus belajar berupa memahami, mengaplikasikan dan merefleksikan. Model pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran kontekstual. Serta metode yang digunakan adalah diskusi dan kerja kelompok.

Sinopsis/tahapan pelaksanaan praktik baik berupa:

PENDAHULUAN

1.      Guru membuka pembelajaran dengan salam.

2.      Guru melakukan presensi kehadiran.

KEGIATAN INTI

1.      MEMAHAMI

a.       Guru memberikan pengantar materi mengenai penyebab Indonesia dapat terjadi bencana.

b.      Murid memperhatikan dan menyimak penjelasan dari guru.

2.      MENGAPLIKASI

Pembuatan Media Mitigasi dan Pemulihan Pasca Bencana

a.       Murid berkumpul bersama kelompok yang telah dibentuk oleh guru.

b.      Setiap kelompok beranggotakan 4 orang.

c.       Setiap anggota kelompok memiliki tugas yang berbeda-beda. (Silahkan tentukan siapa anggota yang berperan sebagai orang 1, orang 2, orang 3 dan orang 4).

d.      Guru membagi topik di setiap kelompok dan memberikan lembar kerja/panduan kegiatan kepada setiap kelompok.

e.       Topik kelompok 1&2: gunung meletus, kelompok 3&4: tanah longsor, kelompok 5&6: banjir, kelompok 7&8: tsunami.

f.        Murid bersama kelompoknya, membaca dan memahami lembar kerja/panduan kegiatan yang telah dibagikan oleh guru.

g.      Murid mengerjakan produk sesuai dengan peran masing-masing.

h.      Panduan kegiatan https://s.id/ida_eduips.

3.      MEREFLEKSI

a.       Murid mengumpulkan produk ke google drive yang telah disediakan guru https://drive.google.com/drive/folders/1rqsBOapPhGf0kNQscTBm3eZ5FIEg2B2F?usp=sharing.

b.      Presentasi oleh perwakilan kelompok.

c.       Murid mengerjakan kuis melalui media Wayground https://wayground.com/join?gc=24811673&source=liveDashboard.

PENUTUP

1.      Guru mengarahkan murid untuk memperdalam materi dirumah masing-masing melalui website yang dibuat guru https://gemini.google.com/share/d/1aRhD82i05blQqH5CTFqU3LdgMr2gT_i_?usp=sharing.

2.      Guru menutup pembelajaran dengan salam. s

 

Sumber daya yang digunakan selama praktik baik ini guna mendukung pelaksanaan berjalan dengan lancar berupa: 1) sarana prasarana sekolah yang meliputi ruang kelas, proyektor, jaringan wifi, meja kursi dan papan tulis 2) buku sebagai sumber belajar dan gadget murid sebagai tambahan sumber belajar 3) gadget murid sebagai sarana kegiatan pembelajaran yang digunakan untuk mengakses dan memanfaatkan AI serta mengikuti asesmen 4) generative AI berupa Chat GPT, Gemini, Dola, Canva AI, Suno, Notebooklm maupun generative AI yang lain untuk menghasilkan karya murid 5) dukungan kepala sekolah dan rekan guru selama pelaksanaan praktik baik.

Pihak yang terlibat dalam praktik baik ini meliputi saya sebagai guru mata pelajaran IPS kelas VIII, murid kelas VIII A-F yang melaksanakan kegiatan pembelajaran, rekan sejawat yang telah bersedia berdiskusi, serta kepala sekolah yang telah memberikan izin dan dukungan terhadap praktik baik.

Refleksi

Kegiatan pembelajaran telah terlaksana dengan memanfaatkan AI menekankan pada penggunaan AI secara bijak, mengembangkan penalaran kritis pada murid dan pengembangan kreativitas pada murid melalui pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran kontekstual. Berdasarkan observasi dan penilaian yang telah dilakukan, adapun dampak yang diperoleh dari kegiatan pembelajaran ini adalah sebesar 92% murid mampu mengembangkan penggunaan AI secara bijak, dibuktikan dengan murid menyusun dan mengolah prompt atau kalimat perintah sesuai dengan arahan, tidak secara instan memfoto perintah yang ada kemudian mengunggahnya. Sebesar 95% murid mampu mengembangkan penalaran kritis saat memanfaatkan AI, dibuktikan dengan murid mampu mengolah dan memvalidasi ulang hasil yang didapatnya melalui AI dengan sumber-sumber belajar lain yang relevan dan valid. Sebesar 87% murid mampu mengembangkan kreativitasnya, dibuktikan dengan kemampuan murid menyusun prompt atau kalimat perintah yang detail, lengkap dan jelas serta melakukan revisi berulang jika produk yang dihasilkan AI belum sesuai dengan ketentuan/panduan yang diberikan. Murid juga mampu memberikan visualisasi berupa gambar, audio dan video melalui AI untuk mendukung penyampaian hasil secara lebih variatif.

Kegiatan praktik baik yang dilaksanakan mendapatkan respon positif dari pihak yang terlibat yaitu murid sebagai pelaksana kegiatan pembelajaran. Murid berpendapat bahwa kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan berkesan dan membuka wawasan, murid tidak hanya memahami teori penanggulangan bencana, tetapi juga diajak memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan karya inovatif. Murid berpendapat kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan terasa sangat relevan dengan perkembangan zaman dan melatih murid untuk berfikir krits serta meningkatkan kreativitas. Rekan guru yang telah aktif berdiskusi juga memberikan respon positif, mengintegrasikan AI dalam pembelajaran bukan sekedar mengikuti tren, melainkan cara nyata melatih murid berfikir kritis, kreatif dan bijak dalam bernavigasi di era digital.  Serta kepala sekolah yang memberikan dukungan dan ijin pelaksanaan praktik baik, berpendapat bahwa teknologi di tangan guru yang tepat mampu menghidupkan kelas dan mengasah daya nalar murid secara bijaksana.

Faktor keberhasilan praktik baik ini meliputi berbagai hal: 1) adanya pembimbingan dan pendampingan guru kepada murid saat kegiatan pembelajaran menggunakan AI secara bijak 2) guru menyusun panduang kegiatan dalam langkah pembelajaran yang konstruktif sehingga memungkinkan murid untuk mengembangkan penalaran kritis 3) keterbukaan media atau produk yang dihasilkan sehingga murid mampu mengasah kreativitasnya melalui pemanfaatan AI dalam menghasilkan karya 4) kegiatan belajar berkelompok sehingga memberikan akses diskusi kritis antar murid dan tiap murid tetap diberi peran/tanggungjawab yang berbeda-beda.

Pembelajaran dari keseluruhan proses praktik baik ini bahwa sejatinya perkembangan teknologi tidaklah dapat dicegah, namun harus mampu mengikuti dan memanfaatkannya dengan bijak. Sebagai seorang guru sudah selayaknya mampu adaptif dan terbuka terhadap perubahan, bukan anti terhadap perubahan. Praktiknya, murid tetap harus diberikan pembimbingan dan pendampingan agar murid tetap terarah saat beradaptasi dengan teknologi dan tidak terbawa arus yang menimpulkan dampak negatif.

Penutup

Teknologi canggih bermula dari keberanian untuk terus beradaptasi menyesuaikan dengan perubahan. Jangan biarkan AI berpikir untuk murid, tapi ajak mereka berpikir lebih jauh bersama AI. Karena pada akhirnya, kecerdasan buatan hanyalah alat, kecerdasan manusialah yang menentukan arahnya. Mari dampingi generasi muda bernalar kritis, berkarya kreatif, dan melangkah bijak bersama teknologi. Salam hangat dari Saya Hidayati Nur Hakimah Guru IPS Kelas 8 SMP Negeri 1 Nanggulan. Bergerak bersama, mewujudkan pendidikan transformatif untuk Indonesia.

Hasil produk dan dokumen pendukung praktik baik dapat diakses melalui link: https://drive.google.com/drive/folders/1rqsBOapPhGf0kNQscTBm3eZ5FIEg2B2F?usp=sharing

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT